PERTANYAAN MENGENAI JAMAH TABLIGH


Pertanyaan Umum mengenai Jemaah Tabligh
* Apa maksud dan tujuan dari kerja dakwah ini ?
Allah berfirman :
“…Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan nasib suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” (13 : 11)
Allah Ta’ala baru mau membantu suatu kaum untuk berubah dari keadaan buruk menjadi keadaan baik setelah kaum itu mau berusaha untuk merubah kehidupannya sendiri. Allah akan mendatangkan perbaikan pada suatu kaum jika kaum itu mau buat usaha perbaikan. Apa yang harus diperbaiki pertama kali yaitu kondisi agamanya, karena baik atau buruknya manusia tergantung pada kondisi agama yang ada diri mereka. Sedangkan Agama ini adalah solusi yang Allah berikan untuk menyelesaikan seluruh masalah manusia sampai hari kiamat.
Maksud dan tujuan dari kerja dakwah ini banyak sekali. Tetapi yang terpenting ada 3 diantaranya adalah :
1. Bagaimana Ummat dapat wujud dalam dirinya agama secara sempurna melalui tahapan
2. Bagaimana Ummat ini dapat melanjutkan Kerja Dakwah Nabi SAW
3. Bagaimana Ummat dapat mencapai taraf pengorbanan para sahabat
Namun untuk dapat mewujudkan ini diperlukan 4 Amalan :  M
1. Dakwah Illallah
2. Taklim Wa Taklum
3. Dzikir Ibadah
4. Khidmat
Caranya mengamalkannya yaitu dengan melakukan 2 amalan :
1. Khuruj Fissabillillah
2. 5 Amal Maqomi
Hasil dari Khuruj Fissabillillah dan Amal Maqomi ini adalah :
1. Islah ( Perbaikan Diri ) à Tazkiyatun : Iman, Nafs, Amal
2. Syukbah ( Persahabatan ) : Ukhwah Islamiyah
3. Biyah ( Suasana Amal ) : Keberkahan dan Pertolongan Allah
Didalam Al Qur’an Allah berfirman :
“ Sesungguhnya Kalian adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyeru kepada yang Ma’ruf (dakwah), dan mecegah yang mungkar, dan beriman kepada Allah…”
(3 :111)
Disini Allah bilang kita sebagai Choiru Ummat atau Umat terbaik tentu ada sebabnya. Ini dikarenakan kita diamanahkan untuk memikul suatu kerja yang tidak diamanahkan kepada umat sebelumnya yaitu kerja kenabian atau kerja dakwah. Dakwah ini adalah identitas umat Nabi SAW sebagai pelanjut risalat kenabian. Jika kita tidak melakukan tugas ini maka ini seperti polisi yang berpakaian polisi tetapi tidak mau mengerjakan tugasnya, hanya mau duduk-duduk saja diwarung, pasti dia akan dimarahi atasannya. Baju Jika kita tidak melakukan tugas yang menjadi identitas kita sebagai umat Nabi SAW maka kita akan dimurkai Allah Ta’ala.
Dalam Mahfum Hadits, Dari Aisyah R.ha berkata mendengar Nabi SAW bersabda :
“ Hai Manusia, Allah SWT berfirman kepada kalian : “Serulah (dakwahlah) kepada manusia untuk berbuat kebaikan dan cegahlah mereka dari perbuatan mungkar”, sebelum datang kepada kalian (akibatnya) dimana kalian berdo’a kepadaKu tetapi Aku tidak akan menerima do’a kalian, kalian meminta kepadaKu tetapi Aku tidak akan memenuhi permintaan kalian, kalian memohon pertolongan kepadaKu tetapi Aku tidak akan menolong kalian.” (At Targhib)
Dari Abu Said Al Khudri, Nabi SAW bersabda :
“Barangsiapa melihat suatu kemungkaran maka hendaklah cegah dengan tangannya. Jika tidak mampu cegahlah dengan lidahnya. Jika tidak mampu hendaklah dia merasa benci dalam hatinya dan ini adalah selemah-lemahnya Iman.” (HR Muslim)
Oleh karena itu penting ada diantara kita yang siap melakukan inisiatif untuk mengajak manusia kearah perbaikan seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi SAW. Walaupun itu hanya segolongan orang yang memulainya demi tegaknya agama dan perbaikan atas ummat.
Allah berfirman :
“Dan hendaklah ada diantara kalian segolongan ummat (jemaah) yang menyeru kepada kebaikan, menyeru kepada yang Ma’ruf, dan mencegah kemungkaran, dan merekalah orang-orang yang beruntung.” (3:104)
Disini bahkan Allah bilang bagi orang yang mau menyeru manusia kepada kebaikan ini sebagai orang-orang yang beruntung. Dan hanya orang-orang yang mencintai Allah, Rasul, dan Agamanya Allah saja yang mampu berfikir ke arah tersebut dan mau membuat usaha perbaikan atas Ummat. Tanda-tanda kecintaan seseorang kepada Allah yaitu terlihat dari keinginan dia mengikuti orang yang paling Allah cintai agar dia bisa mendapatkan cinta dari Allah kepadanya.
* Apa dalilnya mengenai 3 hari, 40 hari, dan 4 bulan ? kalau tidak ada apakah ini bid’ah ?
Allah Ta’ala berfirman :
“Innamal mu’minunalladzina amanu billahi warrosulih tsumma lam yatahu fajahadu bi amwalihim wa anfusihim fi sabillillahi ulaaika hummus shodiqun…”
artinya : Orang yang beriman itu adalah orang yang beriman kepada Allah dan Rasulnya tanpa ragu-ragu dan mereka berjuang di jalan Allah dengan harta dan jiwa. Mereka Itulah orang-orang yang Imannya benar.”
Konsep keluar di jalan Allah ini adalah suatu jalan atau latihan untuk membuktikan diri kita dihadapan Allah, bahwa kita mau belajar mengikut-ikuti pengorbanan para Nabi dan Sahabat. Walaupun kita belum bisa dibilang menghadapi perjuangan yang sesungguhnya seperti Nabi dan Sahabat, tetapi dengan mengikuti napak tilas mereka, mudah-mudahan Allah tempatkan di kita pada golongan yang sama yaitu golongan orang-orang yang telah mengorbankan dirinya di jalan Allah.
Hadits Nabi SAW mahfum :
“Barangsiapa yang mengikut-ikuti suatu kaum ketika dia mati maka dia akan dibangkitkan bersama kaum yang di ikutinya.”
Allah berfirman :
“ Orang-orang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk islam) diantara orang-orang Muhajirin dan Anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya. Dan mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” ( 9 : 100 )
Inilah harapan kita jika kita berniat mengikuti napak tilas Nabi SAW dan para sahabat, mudah-mudahan dengan meniru-niru hidup mereka Allah bangkitkan kita bersama Nabi SAW dan para Sahabat. Jika kita meniru-niru kehidupan musuh-musuh Allah atau idola-idola orang-orang yang jauh dari agama maka Allah akan bangkitkan kita bersama mereka.
Jadi waktu 3 hari / 40 hari / 4 bulan ini kita harus lihat hanya sebagai pagar atau batasan waktu agar lebih mudah bagi kita mengamalkannya atau mengikutinya. Seperti untuk lulus SD dibutuhkan waktu untuk tamat selama 6 tahun, SMP 3 tahun, SMA 3 tahun, atau di pesantren lulus 8 tahun. Jadi itu hanya sarana saja, agar orang mempunyai target dari batasan waktu tersebut.
Namun walaupun begitu secara ilmu yang menerangkan suatu nash atau hukum tidak ada satu ayatpun atau hadits yang menerangkan tentang tertib 3 hari, 40 hari, 4 bulan, untuk keluar di jalan Allah. Ini karena tertib ini bukanlah suatu kewajiban atau keharusan yang bisa menyebabkan seseorang menjadi kafir jika tidak ikut tertib ini. Jadi tertib ini tujuannya bukan untuk menyusahkan orang lain yang ikut maupun yang tidak. Jadi tidak ada aturan atau maksud yang seperti itu. Tertib ini bukan untuk mengkafirkan orang atau menilai orang, tetapi tertib ini hanya untuk memudahkan orang dalam melakukan kerja dakwah. Dan Tertib dalam kerja dakwah ini adalah hasil ijtihad ulama yang diambil dari :
Mahfum Hadits, Nabi SAW bersabda :
“wahai sahabat-sahabatku jika Allah beri 10 perintah kepada kalian, lalu kalian melanggar 1 perintahnya, maka ini sudah bisa menjadi asbab kalian masuk ke dalam Neraka Allah. Namun nanti ada umatku sesudah kalian, Allah beri mereka 10 perintah namun 1 perintah saja mereka laksanakan sudah dapat menjadi asbab mereka masuk ke dalam SurgaNya Allah Ta’ala.”
(Al Hadits)
Sahabat ini dari 10 perintah Allah, satu saja mereka langgar maka sudah dapat menjadi asbab mereka masuk kedalam neraka. Namun, umat sesudah sahabat di akhir zaman ini kata Nabi SAW dalam mahfum hadits ini, satu perintah saja yang mereka laksanakan dari 10 perintah yang Allah kasih, sudah dapat menjadi asbab mereka masuk kedalam SurgaNya Allah Ta’ala. Atas dasar ini, yang di dapat dari hadits tersebut adalah 1 perintah dari 10 perintah berarti 1/10 nya ( 10 Persen waktu kita sedekahkan ). Bilangan ini digunakan sebagai tertib waktu untuk mempermudah kita mengamalkan agama secara sempurna melalui tahapan-tahapan. Tertib ini merupakan hasil dari Ijtihad para Ulama, sebagai cara atau methode untuk mempermudah manusia dalam beramal dan menjalankan usaha nubuwah atau usaha atas Iman. Atas perkara inilah Ulama membuat tertib atau tahapan untuk mempermudah manusia dalam mewujudkan kesempurnaan agama dalam diri mereka dan diri umat seluruh alam.
Syekh Ibnu Atha’illah Rah.A berkata :
“Jika Allah cinta dengan seorang hamba maka Allah akan sibukkan dia setiap waktu dalam amal-amal Agama. Seluruh waktunya sibuk dengan perkara yang Allah cintai yaitu amal-amal Agama.”
Tahapan itu adalah :
1. Minimal memberikan 1/10 waktunya untuk agama : 2.5 jam tiap hari, 3 hari tiap bulan, 40 hari tiap tahun, minimal 4 bulan seumur hidup. (Tertib Minimum ) : Ijtihad Ulama
2. Memberikan 1/ 3 hidupnya untuk agama : 8 jam tiap hari, 10 hari tiap bulan, 4 bulan tiap tahun. (Tertib Umar RA, Standard para Sahabat)
Umar RA pernah menanyakan pada istri-istri prajurit islam tentang batas kesiapan mereka untuk ditinggal pergi oleh suaminya ketika fissabillillah. Mereka menjawab yaitu 4 bulan. Sehingga Shift prajurit yang berperang diputar setiap 4 bulan. Ijtihad lain yang digunakan untuk massa keluar 4 bulan di jalan Allah ini adalah masa ditiupkannya ruh ke dalam badan. Di dalam Al Qur’an Allah jadikan dari darah menjadi segumpal daging dalam waktu 40 hari. Ketika berumur 4 bulan daging tersebut di tiupkan Ruh oleh Allah Ta’ala. Maka bayi yang gugur sebelum 4 bulan ini tidak perlu di sholatkan, lain dengan yang sudah 4 bulan dan sudah bernyawa, ini wajib hukumnya disholatkan. Inilah yang menjadi harapan para ulama dalam ijtihadnya mudah-mudahan dalam waktu 4 bulan di jalan Allah ini iman kita mempunyai ruh seperti ruh yang ditiupkan ke badan manusia. Badan tanpa ruh ini seperti mayat tidak ada manfaat, badan ini kan mendatangkan manfaat jika hidup atau mempunyai ruh.
3. Memberikan seluruh waktunya untuk Agama. (Tertib Abu Bakar R.A)
Dalam suatu riwayat ketika semua orang menyumbangkan harta untuk agama Utsman RA memberikan 1/3 hartanya untuk agama, Umar menyumbangkan 1/2 untuk agama, sedangkan Abu Bakar RA menyumbangkan seluruh harta dan waktunya untuk agama.
Inilah tertib waktu yang merupakan hasil daripada ijtihad para ulama agar ummat ini dapat melakukan perbaikan qualitas hidup dan agar kehidupan mereka tidak terlalu tertinggal dengan kehidupan sahabat. Maulana Ilyas Rah.A ketika memulai usaha ini asbab fikirnya atas agama dan risaunya terhadap kondisi ummat saat itu di mewat, beliau telah melakukan beberapa usaha atas perbaikan ummat :
1. Usaha Atas Ilmu : Mendirikan Madrasah
Namun ketika itu yang beliau temui adalah kegagalan, dan tidak effektif. Seperti ketika beliau membangun madrasah, salah seorang muridnya yang terbaik setelah lulus pergi kekota, dengan harapan murid tersebut dapat memberikan perbaikan terhadap kehidupan ummat di kota. Ternyata setelah bertemu kembali beberapa lama kemudian, si murid yang terbaik yang telah tinggal di kota ini, ketika bertemu telah hilang dari dirinya ciri-ciri keislamannya. Ini menunjukkan kegagalan atau ketidak effektifan usaha atas madrasah dalam memperbaiki ummat. Ketika si murid dibawa kepada suasana kota dimana amal agama tidak ada sehingga terjadi kemerosotan Iman.
2. Usaha atas Dzikir Ibadah : Menghidupkan Amalan Tarekat
Beliau mempunyai murid dalam membuat amalan dzikir, karena beliau sendiri juga adalah seorang Mursyid tarekat. Namun masalahnya adalah murid-murid tarekat ini mempunyai kecenderungan untuk menyendiri, melakukan uzlah dengan membuat amalan dzikir. Sehingga perbaikan atas kehidupan ummatpun juga tidak nampak melalui cara ini.
3. Usaha atas Kerja Dakwah : Melanjutkan Risalat Kenabian
Asbab fikir beliau yang kuat atas agama dan kerisauannya atas ummat yang sudah rusak ini, sehingga Allah telah memberi petunjuk, ilham, kepada beliau untuk memulai kembali usaha nubuwah. Usaha Nubuwah yaitu usaha yang dibuat Rasulullah SAW pada waktu kurun awal islam berkembang. Apa itu usaha Nubuwah ? yaitu kerja dakwah, menyiapkan ummat melanjutkan risalah kenabian.
Rombongan dikirim untuk Fisabillillah agar dapat membuat dan membawa suasana agama sehingga orang tertarik kembali untuk menghidupkan amal-amal agama di dalam rumahnya, lingkungannya, dan di seluruh alam. Caranya dengan membuat amal maqomi dan amal intiqoli, yaitu usaha atas ketaatan, amar ma’ruf, dan usaha atas pengorbanan, khuruj fissabillillah.
Menurut ulama Bid’ah ini ada 2 :
1. Bid’ah Dholalah : amal yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi SAW, tetapi mendatangkan banyak Mudharat dibanding manfaat
Contoh : Puasa 40 hari berturut-turut ( Pati Geni ), Jimat, Sesajen, Kejawen, tebusan dosa dengan uang, dll.
2. Bid’ah Hasanah : amal yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi SAW, tetapi mendatangkan banyak Manfaat
Contoh : Dijaman Nabi SAW tidak ada pesantren, Terawih berjamaah, dll.
Jadi dalam melihat perkara Bid’ah ini perlu kita banyak konsultasi dan bertemu dengan banyak ulama agar wawasan dan pengetahuan kita bertambah sehingga kita bisa membuat keputusan yang tepat. Seperti pesantren di jaman Nabi tidak ada, tetapi apakah pesantren itu harus dilarang. Coba kita lihat manfaatnya daripada pesantren hari ini ? tentu jawabannya adalah sangat banyak terutama bagi ummat. Nabi SAW hanya melaksanakan haji hanya sekali, tetapi banyak sahabat dan ulama tabi’in naik haji lebih dari sekali, Apakah itu Bid’ah ? Bagaimana dengan mobil, pesawat, apakah itu juga harus dilarang walaupun itu tidak pernah dilakukan Nabi SAW. Hari ini banyak sekali gerakan islam yang ada dalam masyrakat dan ummat di pelosok dunia. Tetapi bagaimana kita mengetahui bahwa gerakan ini adalah yang benar untuk di ikuti. Selama dalam gerakan tersebut masih mengikuti 3 landasan hukum agama :
1. Al Qur’an
2. Hadits dan Sunnah Nabi SAW
3. Ijtihad, Ijma, dan Qiyas Ulama : yang berdasarkan kehidupan sahabat, dan tabi’in-tabi’in
Maka gerakan tersebut masih dalam batas kepatutan, dan perlu di dukung. Sedangkan bagi yang mengikutinya maka kita akan tahu bahwa gerakan ini mendatangkan manfaat jika :
1. Yakinnya menjadi terperbaiki
2. Taqwa dan Amalnya meningkat
3. Akhlaqnya menjadi tambah baik
4. Ilmunya bertambah
5. Pengorbanannya untuk agama bertambah
Tetapi yang pasti bahwa dakwah ini adalah jalan Nabi SAW dan sahabat-sahabatnya :
Allah berfirman :
“Katakanlah (hai Muhammad SAW) : ini adalah jalanku, Aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (manusia) kepada Allah dengan Hujjah yang nyata…” (12:108)
Allah telah perintahkan kepada Nabi SAW untuk menjelaskan jalan hidupnya kepada manusia agar mereka mengikutinya. Apa itu jalan hidup Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya yaitu mengajak orang untuk taat kepada Allah dan semua Perintah-perintahNya. Inilah yang namanya Dakwah yaitu mengajak orang kepada Allah saja dan untuk taat kepada perintah-perintahNya. Inilah maksud dikirimkan rombongan-rombongan dakwah ke seluruh pelosok dunia. Jadi jalan dakwah ini adalah jalan hidup kenabian dan salah satu sunnah Nabi SAW. Hanya dengan mengikuti jalan yang orang kita cintai baru cinta kita ini dapat dibenarkan. Bagaimana kita bisa mengaku cinta sementara kita tidak mau mengikuti orang yang kita cintai.
Allah berfirman :
“Katakanlah (hai Muhammad SAW) : Jika kamu mencintai Allah , ikutilah Aku, niscaya Allah akan mengasihimu, dan mengampuni dosa-dosamu..” (3:31)
Inilah yang Allah minta kepada orang yang mengaku cinta kepada Allah yaitu dengan mengikuti jalan orang yang paling dicintaiNya yaitu Nabi SAW. Hanya dengan cara Nabi SAW kita akan mendapatkan cinta Allah SWT, ini karena Allah telah mewariskan kepada Nabi Sunnanul Huda atau Jalan-jalan Hidayah (Petunjuk). Jika kita berjalan diluar Sunnanul Huda niscaya tersesatlah kita.
Dalam Hadits Mahfum Nabi SAW bersabda :
“Barang siapa yang mengamalkan sunnahku berarti dia mencintaiku, dan barang siapa yang mencintaiku maka dia akan di surga bersamaku.” (Al Hadits)
“Semua orang dari ummatku akan masuk surga kecuali yang menolak.” Para sahabat bertanya, “Siapakah yang menolak ya Rasullullah SAW ?” Nabi SAW menjawab, “Mereka yang menolak Sunnahku.” (Al Hadits)
* Bagaimana dengan tanggung jawab terhadap anak istri ?
Allah berfirman :
“Katakanlah : Jika Bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, kaum keluargamu, harta kekayaanmu yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiaannya, rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan rasulNya dan dari berjihad di jalanNya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusanNya. Dan Allah tidak akan memberi petunujuk kepada orang-orang yang fasik.” (9 : 24)
Inilah definisi dunia menurut ulama, dan jangan sampai keduniaan kita menghalangi kita dari berjuang di jalan Allah. Namun walaupun begitu seseorang yang akan pergi di jalan Allah ini hendaklah kepergiannya ini harus di dasari atas Musyawarah dari Mesjid Jami Kebon Jeruk yang merupakan tempat yang bertanggung jawab dalam mengkoordinir jemaah gerak di seluruh Indonesia. Sebelum keberangkatan maka orang tersebut akan di tafakkud ( analisa kesiapan ) terlebih dahulu :
1. Bagaimana kesiapan keluarga yang ditinggalkan ?
2. Bagaimana bekal yang ditinggalkan untuk keluarga ?
3. Bagaimana dengan pekerjaan atau toko yang ditinggalkan ?
4. Bagaimana dengan masalah-masalah yang akan di tinggalkan ?
Intinya bagaimana perginya seseorang di jalan Allah ini harus di iringi dengan bekal yang cukup dan persiapan yang benar. Jangan kita pergi dengan kesan yang tidak baik yaitu meninggalkan anak istri yang pada akhirnya kepergian kita justru menterlantarkan mereka. Inilah pentingnya kesiapan keluarga yang akan ditinggal dari segi pemahaman, amalan, dan kecukupan bekal. Maka atas perkara ini perlu kita mempersiapkan kesiapan keluarga kita untuk ditinggal. Permasalahannya hari ini banyak yang tidak mengerti manfaat dari seorang ayah dan suami yang meninggalkan keluarganya di jalan Allah.
Manfaat Pelajaran Keimanan bagi Keluarga yang ditinggalkan :
Seorang istri dan anak-anaknya hari ini mempunyai kecenderungan sangat bergantung kepada suami dan ayahnya sebagai kepala keluarganya. Sedangkan dalam masalah tauhid, bergantung kepada selain Allah ini adalah haram hukumnya. Apa jadinya jika anak istri kita mati membawa keyakinan yang salah yaitu bergantung bukan kepada Allah tetapi kepada mahluk atau selain Allah yaitu suami atau ayah dari anak-anaknya.
Logikanya :
Bila seorang suami atau seorang ayah pergi di jalan Allah maka insya allah ini akan menjadi sarana tarbiyat atau pendidikan keimanan bagi keluarga. Dengan ditinggalnya istri dan anak di jalan Allah, ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk melatih diri mereka menyelesaikan masalah dengan amal-amal agama selama ditinggal sang suami atau sang ayah. Mereka akan belajar membenarkan gantungan dari kepada mahluk atau ayah atau suami mereka menjadi bergantung hanya kepada Allah. Inilah yang harus di persiapkan seorang suami dan seorang ayah sebelum meninggalkan keluarga mereka. Jadi pergi di jalan Allah ini bukan hanya sarana perbaikan iman bagi orang yang pergi di jalan Allah, tetapi juga sarana tarbiyat keimanan untuk keluarga. Sehingga kitapun yang mempunyai kecenderungan pemikiran, “kalau ada saya maka akan beres”, ini bisa dihilangkan. Padahal pemikiran “kalau ada saya maka akan beres” dalam ilmu tauhid ini merupakan syirik. Untuk bisa menghilangkan ini perlu seorang suami atau ayah ini pergi di jalan Allah belajar menemukan yang namanya hakekat Tawakkal, berserah diri kepada Allah. Dan lagi semua pahala dari amalan yang dilakukan suaminya atau ayahnya ketika keluar di jalan Allah akan mengalir kepada keluarga yang ditinggalkan.
Kesalah Fahaman I :
Hari ini banyak orang mempertanyakan tentang kebutuhan bathiyah seorang istri. Padahal maksud dari kebutuhan bathiniyah ini adalah kebutuhan akan bekal agama bukan kebutuhan seksual. Sekarang mana yang lebih penting kebutuhan seksual untuk istri dan perhatian materi seorang ayah atau kebutuhan agama untuk keluarga. Tentu jawabnya nafkah bathiniyah lebih penting yaitu bekal agama buat keluarga. Seorang suami dan ayah ini akan dimintai pertanggung jawaban mengenai bekal agama bagi keluarganya oleh Allah Ta’ala sebagai pemimpin keluarga dan ini merupakan salah satu solusi untuk mempersiapkan bekal kehidupan bagi keluarga kita.  
Read more

Apa itu Freemason-Sejarah Freemason

Mungkin atau tidak ada diantara kita hanya pandai menuturkan perkataan Freemason ini, akan tetapi tidak pula mengetahu sejarah asal penubuhannya, sebagai  pengetahuan dan landasan kepada  golongan ini disini saya postkan satu artikel yang mana mungkin membrikan penerangan yang amat jelas sejarah nya.
Kadang kala kita tertanya-tanya apakah yang paling hebat dengan organisasi ini sehingga ianya boleh mengubah pelbagai  bentuk agenda  seluruh dunia, siapakah mereka ini? Sekarang kita baca dan fahami- sekadar pengetahuan.
Assallamualaikum dan salam sejahtera
Apa itu Freemason? mungkin ada antara kita di malaysia ini kurang faham mengenai freemason dan korang join sahaja pertubuhan tersebut tanpa mengetahui asal-usulnya, buat korang di malaysia yang dah join freemanson tu jangan ingat erti seronok sahaja,sila baca entri yang aku kongsikan untuk korang ini sebelum korang akan meninggalkan freemason
Freemason adalah organisasi Yahudi Antarabangsa, sekaligus merupakan gerakan rahsia paling besar dan paling berpengaruh di seluruh dunia. Freemason terdiri dari dua kata yang di satukan. Free ertinya bebas atau merdeka, sedangkan Mason adalah juru bangun atau pembangun.
Tujuan akhir dari gerakan Freemason ini adalah membangun kembali cita-cita khayalan mereka, yakni mendirikan Haikal Sulaiman atau Solomon Temple.
Tentang Haikal Sulaiman atau Solomon Temple ini sendiri banyak sumber yang mendefinisikan berlainan. Salah satu tafsir yang paling popular adalah, bahawa Haikal Sulaiman berada di tanah yang kini di atasnya berdiri Masjidil Aqsa.
Mereka meyakini, tahun 1012 Sebelum Masihi (SM), Nabi Sulaiman membangun Haikal di atas Gunung Soraya di wilayah Palestin. Tapi pada tahun 586 SM, Raja Nebukhadnezar dari Babylon menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Tahun 533 SM, bangunan ini didirikan kembali oleh seorang bernama Zulbabil yang telah bebas dari tawanan Babylon. Atas kebebasannya itulah, ia membangun kembali Haikal Sulaiman.
Pada tahun ke 70 M, seorang penguasa Rom menakluk Palestin dan membakar serta menghancurkan Haikal Sulaiman ini. Kerosakan terus-menerus dialami setelah penyerbuan Bangsa Hadriyan. Begitu juga apabila kuasa Muslim, konon Haikal Sulaiman di hancurkan dan sebagai gantinya didirikan Masjidil Aqsa pada abad ke-7.
Tapi tafsir lain tentang hal ini juga mengartikan Haikal Sulaiman juga sebagai wilayah kekuasan yang luas membentang. Bahkan ada yang menariknya hingga sampai wilayah Khaibar, saat kaum Yahudi diusir di zaman Rasulullah Muhammad. Oleh itu, mereka meyakini harus menguasai seluruh dunia, bahkan hingga tanah Khaibar, tempat mereka terusir dahulu kerana penghianatanya pada Rasulullah dan piagam Madinah.
Dan untuk itulah mereka bekerja dan membangun, iaitu untuk merebut Haikal Sulaiman dan mendirikan kekuasannya secara nyata, serta mempengaruhi pemerintahan dan kekuasan yang mampu mereka pengaruhi. Dan untuk menebar kuasa itu, salah satu rintangan besar yang dihadapi oleh gerakan ini adalah agama-agama, terutama agama Samawi atau agama-agama wahyu, Kristian dan Islam.
Perlawanan terhadap organisasi ini terlebih dulu dilakukan oleh kalangan pemimpin gereja. Perlawanan gereja Katolik ini terjadi kerana Freemason telah menjadi organisasi tempat berkumpulnya kaum anti-agama. Dalam sebuah rencana bertajuk The Earlier Period Of Freemasonry yang di Mimar Sinan, turki, Freemason disebut sebagai tempat berkumpul para ahli Mason yang mencari kebenaran di luar gereja. Dan ini menjadikan awal abad-18 sebagai tahun-tahun yang penuh pertarungan antara gereja Katholik dengan Freemason di Eropah. Sejak awal penubuhan, Fremason telah menyokong kebebasan beragama, sama persis dengan yang terjadi belakangan ini di berbagai negara, liberalisasi keagamaan.
Banyak sumber Freemason menjelaskan bahawa sejarah penubuhan gerakan ini berakar jauh dan boleh dikesan hingga ke masa Order Knight of Templar ketika perang Salib di Yerusalem, Palestin. Saat Paus Urban II, tahun 1095, usai Majlis Clermont menyeru Perang Suci atau Crusade dan memobilisasi kaum Kristiani di seluruh Eropah untuk turut berperang merebut Yerusalem kembali dari kekuasaan Muslim. Paus Urban II membakar emosi massa dengan cara mengabarkan beritabohong. Beliau berkata umat Kristian di Palestin telah dibunuh, dibantai dan dibakar di dalam gereja-gereja oleh pasukan Turki Seljuk yang Muslim. Ia juga membakar kemarahan kaum Kristiani dengan mengatakan bahawa kaum kafir (Muslim Turki, pen.) Telah dan sedang menguasai makam Yesus Kristus.
Paus UrbanusII menyeru agar semua pertikaian yang terjadi selama ini antara pemeluk dan Kesatrian Kristian harus diakhiri, karena ada musuh yang lebih berbahaya dan harus segera dihancurkan: Islam dan kaum Muslimin. Ia juga mengimiginasikan dengan pujukan syurgawi, bahawa siapa yang berangkat ke medan perang akan dibebaskan dari semua dosa dan di jamin akan mendapat syurga. Hasilnya, beribu-ribu kaum Kristiani berangkat menuju Palestin dengan kemarahan. Dan setibanya di sana, terjadi pembunuhan besar-besaran atas penduduk Yerussalem dan Palestin.
Setelah mereka menguasai tanah Palestin, pasukan Salib yang terdiri daripada banyak unsur mula mendirikan kelompoknya masing-masing. Mereka tergabung dalam aliran-aliran tertentu. Para ahli aliran ini datang dari seluruh tanah Eropah, yang ditampung di biara-biara tertentu dan berlatih cara-cara tentera di dalam biara tersebut. Dan satu dari sekian aliran yang sangat mencuat namanya adalah Order Knight of Templar.
pengasas aliran ini adalah dua kesatria Perancis, iaitu Hugh de Pavens dan God Frey de St Omer. Spekulasi dari kalangan sejarawan berkata, bahawa ada darah-darah Yahudi yang mengalir dalam tubuh dan cita-cita para pengasas Order Knigh of Templar. Para perwira tinggi Kristian tersebut, sesungguhnya proses Convertion yang mereka lakukan hanyalah cara untuk menyelamatkan diri, dan sesungguhnya mereka masih berpegang teguh pada doktrin-doktrin Yahudi, terutama Kabbalah.
Meski mereka menamakan diri sebagai tentera miskin, sesunguhnya mereka tidak miskin sama sekali. Atau setidaknya, masa yang miskin itu hanya mereka rasakan di awal-awal penubuhan Knight of Templars. Dalam masa yang singkat mereka mampu menjadi sangat kaya raya dengan jalan melakukan kawalan penuh terhadap peziarah Eropah yang datang ke Palestiana. Salah satunya adalah dengan cara merekrut anak-anak muda putra para bangsawan Eropah yang tentu saja akan melengkapkan anak mereka dengan bekalan dana yang seolah tak pernah kering jumlahnya. Mereka juga disebut sebagai perintis sistem perbankan ribawi pertama pada abad pertengahan.
Dalam waktu singkat markas Knight of Templar di Perancis menjadi rumah Penghimpunan harta terbesar di Eropah. Lambat laun mereka menjadi bankir bagi para Paus dan Raja. Bagaimana tidak cepat kaya, setiap tahunyya King Henry II of England mendonasikan wang untuk menanggung kos hidup 15.000 tentera Knight of Templar dan juga Knight Hospitaler selama mereka berperang dalam Perang Salib pada tahun 1170. Untuk menggambarkan betapa besarnya institusi perbankan yang dijalankan Templar, pada saat itu organisasi ini mempunyai 7,000 pegawai lebih hanya untuk mengurusi masalah kewangan. Mereka juga mempunyai tak kurang dari 870 istana, istana, dan rumah-rumah para bangsawan yang terbentang dari London hingga Baitulmuqaddis.
Karena aliran ini sangat berkuasa, lambat laun mereka mulai menampakkan ciri asalnya, yakni sebagai penganut Mason. Mereka mengembangkan doktrin dan ajaran mistik, juga kekuatan sihir di biara-biara mereka. Mereka memuja syaitan dan mendatangkan roh-roh untuk berkomunikasi. Apa yang mereka praktikkan ini disebut sebagai Kabbalah, sebuah tradisi mistik Yahudi kuno yang telah berkembang bahkan sejak zaman sebelum Firaun.
Mengetahui hal ini, Raja Perancis Philip le Bel, pada tahun 1307 mengeluarkan seruan untuk menangkap dan membubarkan aliran Knight of Templar kerana dituduh telah melakukan bid’ah. Dalam perkembangannya, Paus Clement V turut bergabung untuk memerangi kaum Mason ini dengan mengeluarkan kembali vonis inquisisi. Terjadi banyak penangkapan dan interogasi, dan beberapa pimpinan Order Knight of Templar yang bergelar Grand Master (penyebutan ini masih digunakan sebagai peringkat tertinggi dalam gerakan Freemason sampai sekarang, pen) ikut menjadi korban. Dari beberapa penangkapan dan interograsi didapati keterangan bahawa ahli-ahli Templar telah melakukan kejahatan seksual terhadap beberapa perempuan bangsawan, melakukan sodomi, menyembah kucing, memakan daging rakan-rakan mereka sendiri yang sudah mati.
Pada tahun 1307, Raja Philip IV memerintahkan penangkapan Jacques de Molay. Dan setelah melalui penyiksaan demi penyiksaan, de Molay mengakui segala ritual bid’ah yang dilakukan oleh Order Templar. Pada tahun 1312, Order Knight of Templar dilarang dan dibubarkan. Dan atas perintah Gereja dan Raja, dua tahun kemudian, iaitu pada tahun 1314, para pimpinan Templar dihukum mati, termasuk Jacques de Molay, salah satu Grand Master terpenting Order Templar. Jacques de Molay sendiri divonis sebagai Heretic (bid’ah) atau kafir dan dihukum dengan cara dibakar hidup-hidup di depan raja Philip IV. Dan sebelum menghembuskan napasnya, de Molay mengeluarkan kata-kata bahawa Raja Philip dan Paus Clement harus mengikutinya, mati, dalam masa satu tahun. Dan sejarah mencatat, Raja Philip IV meninggal tujuh bulan kemudian, diikuti Paus Clement sebulan selepas Raja Philip mangkat.
Setelah itu berlaku pemusnahan besar-besaran, sekali lagi ke atas kaum Yahudi, dan kali ini bermula dengan kes Knight of Templar atau kaum Mason. Pemusnahan ini tak hanya terjadi di Palestin, tetapi juga berlaku di Eropah. Mereka diburu untuk ditangkap dan dibunuh. Sampai akhirnya mereka berhasil melarikan diri dan mendapat perlindungan dari Raja Scotland, Robert The Bruce yang dilantik dan menduduki singgahsana Raja pada tahun 1306. Dan di tanah baru ini pula mereka menyusun kekuatan kembali. Dan Scotland menjadi salah satu yang menentukan dalam perkembangan gerakan Freemason.
Versi yang lebih tua dari sejarah Freemason adalah kisah yang menyebutkan pembentukan Freemasonry pada zaman Raja Israel, Herod Agripa I yang meninggal dunia pada tahun 44 Masihi. Freemason pada zaman ini dibentuk untuk membendung ajaran agama yang disampaikan oleh Nabi Isa as. Konon waktu itu namanya The Secret Power atau kekutan yang Tersembunyi.
Tujuan utamanya adalah memusuhi pengikut Nabi Isa, menculik mereka, membunuh, melarang penyebaran agama baru tersebut, termasuk membunuh bayi-bayi Kristian. Tapi, berkenaan dengan segala kesadisan yang dilakukan Herod ini, para sejarawan dunia, meyakini bahawa hal tersebut hanyalah mitos belaka dalam tradisi agama Kristian. Herod Agripa I menjalankan segala misi The Secret Power ini dibantu dua pengikut setianya, Heram Abioud sebagai Naib Presiden gerakan dan Moab Leumi sebagai pemegang rahsia utama gerakan ini. Tapi beberapa ahli Freemason juga mempercayai dan menarik sejauh mungkin sejarah mereka ke masa lalu, bahkan hingga ke zaman Firaun. Itu pula yang menjadi salah satu penjelasan mengapa mereka kerap kali menggunakan simbol-simbol Mesir Kuno dalam tradisi dan aktiviti ritual mereka, seperti penggunaan Mata Horus atau The All Seeing Eye, Piramid, Matahari dan pelbagai simbol Mesir lainnya. Penggunaan ini bermula dari penggalian Kuil Sulaiman oleh para Templar dan penemuan doktrin dan ajaran Kabbalah yang terus-menerus mereka eksplorasi dan diajarkan dari mulut ke mulut. Penggalian ini begitu serius mereka lakukan sehingga kelak akan mempengaruhi cara pandang kaum Templar dan juga rancangan mereka dalam kehidupan dunia.
Bahkan yang cukup mengejutkan adalah, dalam manuskrip-manuskrip kuno Mason dikatakan, orang pertama Mason adalah Adam! Kejadian itu berawal ketika Adam dan Hawa memakan daun dari pohon terlarang di taman Syurga. Daun yang disebut sebagai daun pengetahuan, dan kerana itu juga Tuhan mereka melarang mereka memakannya. Dr.Albert Mackei, seorang ahli Mason dengan tingkatan 33 derajat dalam Encyclopedia of Freemasonry manuliskan, daun pengetahuan itu kelak diturunkan pada dua anak Adam dan Hawa, Seth dan Nimrod dengan kisah The Tower of Babel. Kedua anak ini pula menyusun bahasa untuk ilmu pengetahuan yang akan diturunkan kepada manusia-manusia seterusnya. Tapi, dalam perkamen-perkamen tua itu disebutkan bahawa, Tuhan dengan sengaja mengacaukan bahasa manusia yang mengakibatkan rahsia ilmu pengetahuan, yang diturunkan Adam dengan memakan daun dari pohon terlarang, hilang dan tak diketahui manusia-manusia selepas Seth dan Nimrod. Dan itu pula yang menjadi alasan kedua-dua kaum ini memerangi Tuhan.
Bahkan menurut Talmud, syaitan-syaitan adalah keturunan dari Adam dan Hawa. Setelah Adam diusir dari syurga, dia enggan mencampuri isterinya, Hawa. Dan pada saat itulah, dua setan perempuan mendatanggi Adam yang langsung digauli keduanya oleh Adam. Dalam Talmud disebutkan, Adam menggauli syaitan perempuan bernama lelet selama lebih dari 130 tahun lamanya dan melahirkan ramai anak-anak syaitan begitu pula dengan Hawa selama ditinggal oleh Adam, Hawa juga digauli oleh syaitan laki-laki dan melahirkan ramai anak setan.
Banyak Muslim yang anti-Masonry beralasan bahawa Freemasonry sangat dekat dengan Semitisme dan Zionisme, meski pengkritik lain mengatakan bahawa Freemason ada hubungannya dengan Dajjal. Beberapa Muslim lain yang anti-Masonry beranggapan bahawa Freemasonry memiliki misi untuk mempromosikan Yahudi di seluruh negara di dunia, dan misi terbesar mereka adalah mendirikan Kuil Solomon di Jerusalem setelah menghancurkan Masjid. Pada artikel 28 dari konvensyen Hamas, dinyatakan bahawa Freemason, Rotary, dan kumpulan yang serupa yang lain “bekerja dalam kerangka dan berdasarkan Arahan Zionisme …” Namun, beberapa negara seperti Turki dan Malaysia membolehkan Grand Lodge.
Freemasonry di Indonesia
Di Hindia-Belanda dahulu, rumah pertemuan kaum Vrijmetselarij, dalam bahasa Belanda Lodge atau loji dalam bahasa Indonesia seringkali disebut sebagai “rumah setan”. Sejak zaman Presiden Sukarno, gerakan ini diharamkan di Indonesia.
Loji-loji Freemason ternama di Nusantara tersebar di hampir semua wilayah di Indonesia seperti di Aceh, Medan, Padang, Palembang, Jawa, Sulawesi, dan sebagainya.
Salah satu yang paling terkenal adalah Adhuc Stat alias loji Bintang Timur yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat, yang kini digunakan sebagai Gedung Bappenas. Dulu, bangunan ini dikenali masyarakat luas sebagai Gedung Setan, kerana ia sering digunakan sebagai tempat pemanggilan arwah orang mati oleh para angota Mason.
Dr. T.H. Stevens, seorang sejarawan Belanda, dalam bukunya bertajuk “Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia Belanda dan Indonesia 1764-1962″, yang edisi bahasa Indonesianya diterbitkan oleh Sinar Harapan dalam jumlah yang sangat terbatas, banyak memaparkan tentang gerakan dan tokoh-tokoh Freemasonry di Indonesia . Tokoh-tokoh Mason Indonesia menurut buku tersebut-yang dilengkapi foto-foto ekslusif sebagai buktinya-banyak melibatkan nama-nama terkenal seperti Sultan Hamengkubuwono VIII, RAS. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Paku Alam VIII, RMAA. Tjokroadikoesoemo, DR Radjiman Wedyodiningrat, dan banyak pengurus organisasi Boedhi Oetomo.
Sejarah Freemason Di Malaysia
Major Masonic Events in South East Asia
1765- Lodge No. 1 Bencoolen warranted.
1772- 10 February, Marlborough Lodge warranted.
1786- Founding of Penang.
1791- Marlborough Lodge renamed “Rising Sun”.
1793- John Macdonald (son of Flora Macdonald the Jacobite heroine) first
Provincial Grand Master.
1796- Humanity & Industry Fort Marlborough warranted.
1809- 6 September, Lodge Neptune, Penang warranted.
1810- First meeting of Lodge Neptune, Penang.
1811- Last meeting of Lodge Neptune, Penang.
1812- Stamford Raffles initiated Lodge Virtutis et Artis Amici, Java.
1813- Lodge No. 1 Bencoolen erased.
- Humanity and Industry Fort Marlborough erased.
- 5 July, Stamford Raffles raised Lodge de Vriendschap Soerabaya.
1816- 25 April, Stamford Raffles perfected Chapter La Vertueuse Batavia.
1819- Lodge Neptune, Penang erased.
- 28 January, Stamford Raffles arrived off Singapore.
- 6 February, Founding of Singapore.
1822- Lodge Humanity with Courage warranted in Penang.
1824- Bencoolen handed over to the Dutch by Treaty.
1825- Lodge Neptune, Penang revived.
1826- Humanity merged with Neptune.
1845- 26 February, Lodge Zetland No. 748, Singapore warranted.
- 8 December, First meeting of Lodge Zetland No. 748.
- 15 December, 1st initiate W. J. Napier.
- 15 December, 2nd initiate W. H. Read
1846- Lodge Zetland renamed “Lodge Zetland in the East”.
- Lodge Neptune Penang dormant
1848- Bro. James Brooke (Rajah Brooke) visited Lodge Zetland in the East.
1849- Sir James Brooke joined Lodge Zetland in the East.
- 25 August, Hon. Capt. H. Keppel (Admiral) initiated in
Lodge Zetland in the East.
1850- 24 May, W. M. of Zetland M. F. Davidson laid the
foundation stone of Horsburgh Light House at the request of
the Governor of the Colony.
- 3 August, Lodge Neptune Penang rewarranted.
1854- 24 May, Acting W. M. of Zetland W. H. Read laid the
foundation stone of Raffles Lighthouse at the Governor’s request.
1856- Masonic Hall Esplanade, Singapore, opened.
1858- 3 April, Lodge Fidelity, Singapore, warranted.
- 5 August, Lodge Fidelity, Singapore, consecrated.
- 4 December, District Grand Lodge constituted.
- 4 December, W. H. Read installed as D.G.M
1862- 4 June, Lodge Neptune Penang erased.
- 4 June, Sun Lodge erased.
1863- Lodge Zetland in the East No. 748 renumbered
“Lodge Zetland in the East No. 508″.
1867- Fidelity united with Lodge Zetland in the East.
- 24 June, Lodge St. George No. 1152 consecrated
1871- 10 March, Masonic Hall, Kampong Glam, consecrated.
1873- 29 March, Clyde Terrace Market Corner Stone laid
with Masonic honours.
1875- 4 December, Royal Prince of Wales Lodge No. 1555 consecrated.
1878- 27 December, First Masonic Temple built and consecrated in Penang.
1879- 14 April, Foundation stone of Masonic Hall, Coleman Street laid.
- 27 December, Freemasons’ Hall, Coleman Street consecrated.
1885- 13 August, Lodge Elupoa, North Borneo warranted.
- 28 December, Colonel Samuel Dunlop installed as D.G.M.
1888- 2 January, Elupora No. 2106 never constituted. Erased.
- 14 April, Perak Jubilee Lodge No. 2225 consecrated.
- 2 July, Masonic Club, Singapore inaugurated.
1889- 21 October, Read Lodge, Kuala Lumpur consecrated.
- November, Dunlop Masonic Benevolent Society inaugurated.
- 28 November, Lodge Shadwell Clerke, Penang warranted.
1890- 2 May, Shadwell Clerke No. 2336 consecrated.
- 3 October, District Grand Lodge elected to membership of Q.C.C.C.
1891- 1 May, Borneo Lodge of Harmony No. 2403 warranted.
- 13 August, Sir Charles Warren G.C.M.G. installed as D.G.M.
1893- 3 March, Borneo Lodge No. 2403 constituted.
- 6 November, Foundation stone of Masonic Building in
Kuala Lumpur laid.
1894- 15 October, Read Masonic Temple, K.L. consecrated.
1895- Bro. Pavitt installed W.M. of Harmony in Lodge St. George, Singapore.
- 13 June, Sir Charles Mitchell installed as D.G.M.
1896- Bro. Raffles Flint (nephew of Sir Stamford Raffles) installed as
W.M. of Borneo Lodge of Harmony in Lodge Zetland in the East.
1899- 19 May, Shadwell Clerke warrant returned.
- 19 May, Borneo Lodge of Harmony No. 2403 erased.
- 7 December, Sir Charles Mitchell D.G.M. died in Singapore.
1902- 30 January, Zetland held special meeting to welcome
Bro. Admiral Sir. H. Keppel.
- 29 September, Lodge St. Michael No. 2933 consecrated.
1903- 20 February, W.J. Napierinstalled as D.G.M.
- 16 July, Eastern Gate Lodge No. 2970 consecrated
1906- 17 May, Founding of Scottish Freemasonry – Scotia No. 1003.
- 21 August, District Grand Chapter constituted.
1907- 16 April, Kinta Lodge No. 3212, Ipoh, consecrated
1909- 10 May, Death of W.H. Read C.M.G., P.D.G.M.
- 20 May, Jubilee of District Grand Lodge.
- 24 June, First issue of Pentagram published.
- 9 October, Klang Lodge No. 3369, K.L. consecrated.
1910- 25 February, F.M. Elliot installed as D.G.M.
- 4 March, Napier Lodge No. 3418 consecrated. 1912
- 6 January, Negri Sembilan Lodge No. 3552, Seramban, consecrated.
- 7 December, Lodge Elliot No. 3557, Malacca, consecrated.
1913- 6 September, Makepeace Lodge No. 3674, K.L. consecrated. 1914
- 1 August, commencement of First World War.
1915- 15 February, Mutiny of Indian Troops in Singapore.
Murder of District Grand Secretary.
1916- 20 October, District Grand Lodge of the Middle East, Scottish. 1918.
- 2 August, Lodge Kedah No. 3830 Sungai Petani consecrated.
- 11 November, Cessation of First World War (Armistice Day)
1919- 26 July, Johore Royal Lodge No. 3946 consecrated.
1920- 28 May, W.F. Nutt installed as D.G.M.
1922- 17 December, Foundation stone of Seramban Masonic Temple
laid by D.G.M.
1923- 9 January,Foundation stone of Teluk Anson Masonic Temple laid.
- 31 March, Sir Neil Malcolm installed as D.G.M.
1924- 8 November, P.G. Sprule installed as D.G.M.
1929- 15 November, Consecration of Penang Masonic Temple by D.G.M.
- 14 December, Foundation stone of Johore Royal Temple laid by D.G.M.
1931- 10 October, Foundation stone of Tiger Lane Temple, Ipoh
laid by D.G.M.
1932- 6 February, Johore Utara Lodge No. 5324 consecrated.
1933- 25 March, Sir George Trimmer installed as D.G.M.
1938- 28 May, W.H.W Gubbins installed as D.G.M.
1939- 3 September, Second World War commenced.
1941- Last pre-war Pentagram published (Vol. XXXI).
1942- 12 February, Last Masonic meeting held by Lodge Zetland in the East.
- 15 February, Fall of Singapore.
1945- 15 August, End of Second World War.
- 12 September, Formal surrender of Japanese troops in Singapore.
- 15 September, First Masonic meeting held in Singapore after
the Second World War by Lodge St. Michael.
- December, Centenary of Lodge Zetland in the East.
1947- 25 January, Baldwyn Lowick installed as D.G.M.
- First post war Pentagram published (War Years’ Edition Vol. XXXII).
1948- 29 May, Read Temple re-dedicated.
1951- 26 January, Lodge Kinabalu No. 7047, K.K., consecrated.
- 17 March, Baldwyn Lowick Lodge No. 7004, K.L. consecrated.
1952- 28 June, Lodge Singapore No. 7178, consecrated.
1954- 5 June, Founding of Irish Freemasonry in South East Asia
- St. Patrick No. 765.
- 25 September, E.G. Holiday installed as D.G.M.
1956- 2 May, Stamford Raffles Lodge No. 7444 consecrated.
1957- 8 August, Horsburgh Lodge No. 7533 consecrated.
- 2 November, Elupora Lodge No. 7545, Sandakan, consecrated.
1958- 7 December, Centenary of the District Grand Lodge.
1959- 27 May, Centenary Lodge No. 7629 consecrated.
1960- 20 February, Sentosa Lodge No. 7661, K.L., consecrated.
1963- 31 August, Malaysia declared independence.
1964- 31 October, Beaufort Lodge No. 7989, K.K., consecrated.
- 28 November, Edward Holiday Lodge No. 7997, K.L., consecrated.
1965- 9 August, Republic of Singapore formed.
1966- 15 January, Leslie Rayner installed as D.G.M.
1967- 1 July, Mustapa bin Osman installed as D.G.M.
1973- 10 February, Fidelity Lodge No. 8469, K.L., consecrated.
1974- 16 February, Berakas Lodge No. 8560, B.S.B., consecrated.
- 9 November, J.W.Y. Eu installed as D.G.M.
1978- 14 December, Read Temple, Damansara Road evacuated
because of city development.
1994- 9 November, J.W.Y. Eu’s 20th Anniversary as D.G.M.
- 3 December, Launch of J.W.Y. Eu Foundation.
- 5 December, J.W.Y. Eu Lodge No. 9572 consecrated.
1995- 8 March, Berakas Lodge No. 8560 erased.
- 8 December, Sesquicentenary celebration held.
1997- 9 August, Consecration of Labuan Lodge No. 9652
in Labuan.
2000- 14 April, Consecration of Table Lodge No. 9717
in Tawau, East Malaysia.
2001- 15 September, Consecration of Chula Lodge No. 9745
in Bangkok, Thailand
2003- 31 May, Datuk Dr. Yeoh Poh Hong installed as D.G.M.
- 31 May, Consecration – Sri Damai Lodge No 9768
2004- 24 May, new temple in Kota Kinabalu dedicated by
the M. W. Pro Grand Master, the Marquess of Northampton.
2004- July, Consecration of Lodge Light of Siam No. 9791
in Phuket, Thailand.
2006- 10 June, Consecration Makepeace Chapter No. 3674
in Kuala Lumpur.
2006- 2 December, Centenary Celebration of District Grand Chapter
in Ipoh, Malaysia.
2007- 4 June, Consecration of Sentosa Chapter No. 7661
in Kuala Lumpur, Malaysia.
2008- 18 October, Laying of Foundation Stone of new Masonic Center
in Kuala Lumpur, Malaysia.
2008- 6 December, 150th Anniversary Celebration of DGLEA
in Orchid Country Club, Singapore
2008- 6 December, Appointment of First District Grand Orator
2009- 19 June, Consecretion of Neptune Lodge No.9849 in Penang
2009- 5 December, Appointment of First District Grand Mentor
Beberapa Ahli Fremason Terkenal di Dunia:
* Enrico Fermi
* Johann von Goethe
* Voltaire
* Duke Ellington
* Rudyard Kipling
* Louis Armstrong
* Winston Churchill
* Giuseppe Garibaldi
* Charles Lindbergh
* Setiap Presiden Amerika Syarikat:
o George Washington
o James Monroe
o Andrew Jackson
o Martin Van Buren
o James Polk
o James Buchanan
o Abraham Lincoln Andrew Johnson
o James Garfield
o William McKinley
o Theodore Roosevelt
o William Taft
o Warren Harding
o Franklin D. Roosevelt
o Harry Truman
o Lyndon Johnson
o Gerald Ford
Apa-apa pun wallahhuallam…
http://rmf7.wordpress.com/2011/05/05/apa-itu-freemason-sejarah-freemason/
Read more

kalimah shadah,



“Lailaha Illallah Muhammadu Rasulullah”

Kalimah syahadah ialah kalimah tauhid. Ia juga merupakan pintu utama keislaman seseorang itu.

Syahadah :
-          Pengetahuan, penerangan, perkhabaran, & pernyataan.
-          Mengandungi pengertian ikrar, iktiraf, iktikad iaitu pengakuan, pengiktirafan, & kepercayaan.
-          Menjelaskan mengenai keyakinan kepada Allah SWT & mengaku bahawa Nabi Muhammad SAW pesuruh Allah SWT.

Sesungguhnya syahadah yang diucapkan (persaksian “La ilaha ilallah”-tiada ilah melainkan Allah) adalah unsur penafian & ada juga unsur itsbat (“ha illallah”- selain Allah). Ini kerana tidak sempurna syahadahnya jika ia hanya ada penyataan itsbat bahawa Allah SWT itu wujud tanpa penafian (mengkufurkan) selain daripada Allah SWT.

“Tidak ada paksaan dalam (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah jelas (perbezaan) antara jalan yang benar dengan jalan yang sesat. Barangsiapa yang ingkar kepada Thagut & beriman kepada Allah, maka sungguh, dia telah berpegang (teguh) pada tali yang sangat kuat yang tidak akan putus. Allah Maha Mendengar , Maha Mengetahui.”
[Surah Al-Baqarah : 256]

Di dalam kalimah syahadah, yang diucapkan perkataan Ilah adalah ALLAH. “Ilah” (tuhan) bermaksud yang disembah. Ilah mempunyai beberapa konsep :

a) Ilah sebagai tempat tumpuan pengabdian

Pengabdian sepenuhnya hanya untuk Allah SWT, tidak kepada yang lain. Hal ini merupakan perkara pokok & tidak boleh bersekutu dengan yang lain.

“Wahai orang-orang yang beriman! Rukuklah, sujudlah, & sembahlah Tuhanmu; dan berbuatlah kebaikan, agar kamu beruntung.”
[Surah Al-Hajj : 77]

b) Ilah sebagai tempat perlindungan

Meyakini bahawa tiada siapa pun yang mampu memberi perlindungan selain daripada Allah, segala perlindungan yang diberikan oleh mana-mana jua makhluk adalah bersifat sementara & bergantung kepada keizinan Allah SWT.

“Hanya kepada Engkaulah kami menyembah & hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”
[Surah Al-Fatihah : 5]

c) Ilah sebagai tumpuan kecintaan

Allah SWT adalah tumpuan kecintaan yang wajib dizahirkan melebihi segala-galanya. Kasih sayang & cinta sesama manusia hendaklah diasaskan kepada kecintaan kepada Allah SWT.

“Dan diantara manusia ada orang yang menyembah Tuhan selain Allah sebagai tandingan, yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari kiamat), bahawa kekuatan itu semuanya milik Allah & bahawa Allah sangat berat azabNya (nescaya mereka menyesal).”
[Surah Al-Baqarah : 165]

d) Ilah sebagai pemberi rezeki

Allah SWT sahajalah pemberi rezeki. Makhluk hanyalah pembawa & penyampainya sahaja; bukan pemberi rezeki & tidak berupaya untuk menambah / menguranginya.

“Wahai manusia! Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberi rezeki kepadamu dari langit & bumi? Tidak ada tuhan selain Dia; maka mengapa kamu berpaling (dari ketauhidan)?”
[Surah Fatir : 3]

e) Ilah sebagai sumber perundangan

Allah SWT sebagai tempat rujukan dalam menentukan hukum. Allah SWT sahaja yang berhak untuk menentukan undang-undang. Kekuasaan ini adalah mutlak & tidak boleh dibahagi-bahagikan.

“Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki? (Hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang meyakini (agamanya)?”
[Surah Al-Maidah : 50]

f) Ilah sebagai ketaatan

Tiada tuhan yang wajib ditaat secara mutlak. Ketaatan selian dari Allah SWT bukan suatu yang mutlak, selagi ia tidak melanggar batasan hukum-hukum yang digariskan oleh Allah SWT.

“Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu & dengarlah serta taatlah; dan infakkanlah harta yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa dijaga dirinya dari kekikiran, mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
[Surah At-Tagabun : 16]

 Ma Fi Qalbi Ghairullah~
Wallahu'alam~
Read more

Renung2kan? Adakah Kamu Terlepas Dari Permainan Dunia?



Phase 3 meupakan satu lagi dokumentari mengagumkan dari Noreaga & Achernahr yang juga pengarah bagi siri The Arrivals, dan The Divine Book. Siri ini akan cuba mendedahkan kepada para penonton tentang kehidupan duniawi kita yang penuh dengan penipuan dan ketidakadilan. Dari penajajahan imperialisme hinggalah ke cara makanan harian kita diproses, semuanya dikawal oleh sebuah sistem yang cuba memesongkan kita dari kehidupan yang sebenar. Terima kasih pergi kepada Noreaga & Achernahr kerana bertungkus-lumus menghasilkan siri ini.


This New series will attempt to uncover and explain the world of GOG AND MAGOG like no series has done before. It is a very well researched series, that will explain the Big Picture to the viewer, in order to reach a clearer understanding of the world we live in today. 

Many have attempted to shed light on the subject of GOG AND MAGOG in the past, whether from the historical, the Christian, Jewish or Muslim perspective, but always failed to fill in the gaps. This series will do this subject justice once and for all.

Edited and Produced by Bushwack
Bushwack Productions presents Gog and Magog



Read more
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 

BeloG ceRAmah BebaS Design by Insight © 2009